Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan Peralatan yang dibutuhkan:

1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub/switch
5. tang crimping

6.Konektor RJ-45

Sebelum masuk ke sesi selanjutnya, saatnya membuat kabel utp dengan type straight.Urutan warnanya yaitu :
Ujung A:
  1. Putih Orange
  2. Orange
  3. Putih Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih Coklat
  8. Coklat
Ujung B
  1. Putih Orange
  2. Orange
  3. Putih Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih Coklat
  8. Coklat
Setelah itu gunakan tester untuk mengetest pakah kabel utp tersebut berhasil dibuat.Urutannya itu ialah 1-3 2-6 dan yang lainnya berurutan sama. Pasang ke masing masing node.
Sekarang saatnya pembahasan mengenai IP Address secara mendasar. IP address bisa diibaratkan sebuah alamat rumah, jika sebuah rumah ibarat komputer. Maka komputer tersebut tentu harus mempunyai sebuah alamat yang digunakan untuk pengiriman packetdata. IP address yang digunakan ialah Kelas C,
Berikut pengaturan untuk IP address dariSERVER dan masing masing CLIENT,mengacu gambar diatas
PC 1
IP Address                     192.168.1.1
Subnet Mask                  255.255.255.0
Default Gateway          192.168.1.1
PC 2
IP Address                     192.168.1.2
Subnet Mask                  255.255.255.0
Default Gateway           192.168.1.1
Jadi pastikan settingan tersebut benar. Maka masuk ke Command Prompt dari komputer server. Shorcut tombol win + r maka lakukan ping pada client 2 misalnya dengan perintah
ping 192.168.1.1 -t
jika tulisannya rto (request time out) atau host destination reached, maka sudah dapatdipastikan bahwa node tersebut tidak benar atau ada kesalahan maka harus di priksa lagi.Apa bila settingannya sudah betul uncul tampilan
reply from 192.168.1.1 :     bytes=32  times=42    ttl=64